{"id":10285,"date":"2022-04-14T09:15:59","date_gmt":"2022-04-14T02:15:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.inti.co.id\/?p=10285"},"modified":"2024-09-19T14:55:38","modified_gmt":"2024-09-19T07:55:38","slug":"pt-inti-genjot-penjualan-ktp-reader-modular-di-segmen-perbankan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.inti.co.id\/?p=10285","title":{"rendered":"PT INTI GENJOT PENJUALAN KTP READER MODULAR DI SEGMEN PERBANKAN"},"content":{"rendered":"<p>BANDUNG \u2013 PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau biasa disebut PT INTI (Persero) tengah menggenjot penjualan produk e-KTP <em>Reader<\/em> Modular untuk segmen perbankan. Produk yang bernama \u201cIdentik MD01\u201d ini merupakan perangkat pembaca Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) dalam bentuk modul-modul terpisah (modular), tapi tetap dalam satu kesatuan struktur yang terdiri dari modul <em>Smartcard Reader<\/em> dan <em>Biometric Fingerprint Scanner <\/em>yang dihubungkan melalui kabel <em>Universal Serial Bus<\/em> (USB).<\/p>\n<p>Perangkat \u201cIdentik MD01\u201d ini memudahkan transaksi keuangan pada tahap verifikasi dan validasi data nasabah untuk penggantian kartu <em>Automatic Teller Machine <\/em>(ATM) dan aktivitas perbankan lainnya yang menggunakan pemanfaatan nomor induk kependudukan (NIK) pada KTP-el sebagai basis transaksinya. \u201cIni momen yang tepat untuk Identik MD01 karena perbankan tengah menggenjot layanan berbasis <em>Customer Service Digital,<\/em>\u201d ucap Direktur Utama PT INTI (Persero) Otong Iip, Rabu (13\/04).<\/p>\n<p>Tercatat hingga awal tahun 2022, PT INTI (Persero) telah membukukan penjualan e-KTP <em>Reader<\/em> untuk semua varian sebanyak 12.586 unit. Khusus untuk e-KTP <em>Reader<\/em> Modular \u201cIdentik MD01\u201d, terakumulasi sebanyak 378 unit yang telah diimplementasikan di sejumlah bank pelat merah dan bank pembangunan daerah. Perolehan ini diproyeksikan akan terus meningkat dan berkontribusi pada angka pendapatan Perusahaan hingga akhir tahun. Sebab, produk \u201cIdentik MD01\u201d ini, jelas Otong Iip, tengah populer di industri perbankan karena struktur modul perangkat yang dapat diintegrasikan dengan mesin pelayanan eksisting.<\/p>\n<p>Selain itu, perangkat ini terbukti efektif dalam memangkas durasi proses verifikasi dan validasi identitas nasabah yang biasanya membutuhkan waktu lama terkait pengisian data dan pemenuhan kelengkapan berbagai salinan dokumen. Perangkat inipun terbukti layak untuk diimplementasikan di sektor perbankan karena telah mengantongi sejumlah sertifikasi yang belum dimiliki oleh produk sejenis, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Nomor : 2842\/SJ-IND.8\/TKDN\/6\/2021.<\/li>\n<li>Sertifikasi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nomor : 007\/P1\/UJI.01\/09\/2021<\/li>\n<li>Sertifikasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Nomor : 01\/PTE\/HU\/02\/2021.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cBerbekal sertifikasi ini, produk e-KTP <em>Reader<\/em> Modular Identik MD01 dapat dinyatakan aman untuk implementasi berbagai transaksi yang membutuhkan verifikasi KTP Elektronik, terutama terkait kerahasiaan data dan pencegahan <em>fraud<\/em>,\u201d papar Otong Iip.<\/p>\n<p>Perangkat \u201cIdentik MD01\u201d ini menggunakan basis pemanfaatan nomor induk kependudukan karena sifat KTP-el yang unik berkat adanya <em>chip contactless<\/em> berisi semua data kependudukan yang bersifat tunggal berupa kombinasi biometrik. Data yang tersimpan di <em>chip<\/em> itupun terenkripsi sehingga tidak bisa diakses oleh sembarang orang. Data tersebut hanya bisa dibaca menggunakan <em>Security Access Modul<\/em> (SAM) yang tertanam dalam e-KTP <em>Reader<\/em>.<\/p>\n<p><em>Vice President<\/em> Sekretaris Perusahaan, Perencanaan Strategis, dan Pengembangan Bisnis PT INTI (Persero) Rizqi Ayunda Pratama menambahkan, modul keamanan yang tertanam di e-KTP <em>Reader<\/em> Modular ini juga memungkinkan pencegahan upaya kejahatan, seperti penipuan, pemalsuan, atau penggandaan kartu identitas. Sebab, KTP-el menggunakan nomor induk kependudukan tunggal yang memungkinkan implementasi <em>One Single Identity<\/em>. \u201cSistem ini pula yang memudahkan pelacakan jika di kemudian hari terjadi upaya kejahatan,\u201d ucap Rizqi Ayunda.<\/p>\n<p>Saat ini, PT INTI (Persero) telah memproduksi dan memasarkan empat tipe e-KTP <em>Reader <\/em>yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Identik DL02, pembaca KTP Elektronik dengan layar yang dapat digunakan tanpa harus terhubung dengan komputer (<em>standalone<\/em>).<\/li>\n<li>Identik AE01, <em>Mobile Point of Sales<\/em> (MPOS) perangkat terpadu pembayaran elektronik terintegrasi dengan aplikasi berbasis android, yang dapat juga disinkronisasi untuk berbagai transaksi berbasis verifikasi KTP Elektronik.<\/li>\n<li>Identik TL01, pembaca KTP Elektronik tanpa layar berukuran cukup <em>compact<\/em>, sehingga dapat digunakan sebagai <em>handheld device<\/em> yang dapat dikoneksikan dengan perangkat lainnya, seperti telepon pintar atau tablet berbasis android.<\/li>\n<li>Identik MD01, e-KTP<em> Reader <\/em>yang bersifat modular tapi masih dalam satu kesatuan yang difungsikan sebagai modul tambahan untuk dapat diimplementasikan secara dinamis dan mudah pada perangkat lainnya, seperti mesin kiosk, mesin ATM, dan lain sebagainya.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Perangkat sistem yang biasa digunakan pada <em>vending machine<\/em> untuk aktivasi data konsumen pada transaksi pembelian kartu perdana telepon selular serta <em>vending machine<\/em> nomor antrean dan buku tamu di sektor pemerintahan dan lembaga kesehatan itu memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya:<\/p>\n<ul>\n<li>Peningkatan <em>Security<\/em> dan Verifikasi Data KTP-el berbasis biometrik.<\/li>\n<li>Dapat diintegrasikan untuk berbagai kebutuhan sistem atau aplikasi eksternal.<\/li>\n<li>Perluasan pemanfaatan KTP-el secara elektronik.<\/li>\n<li>Pelayanan menjadi <em>paperless<\/em>, tanpa adanya dokumen fisik.<\/li>\n<li>Efisiensi dalam proses pelayanan administrasi data kependudukan atau data pelanggan.<\/li>\n<li>Bentuk perangkat yang modular menjadikan mudah untuk diimplementasikan ke berbagai jenis mesin lainnya, misalnya mesin Kiosk.<\/li>\n<li>Koneksi praktis hanya menggunakan kabel USB.<\/li>\n<li>Hasil yang valid.<\/li>\n<li>Menghindarkan dari potensi pemalsuan KTP-el.<\/li>\n<li>Sudah tersertifikasi TKDN, BRIN, dan BSSN.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>TENTANG PT INTI (PERSERO)<\/strong><\/p>\n<p>PT INTI (Persero) adalah badan usaha milik negara (BUMN) yang memiliki lini bisnis di bidang <em>Manufacture and Assembly, System Integrator, Digital Service<\/em>, dan <em>Managed Service.<\/em> Untuk mendukung bisnisnya, PT INTI (Persero) yang berkantor pusat di Jalan Moch Toha Nomor 77 Bandung itu juga mengoperasikan fasilitas produksi seluas delapan hektar di Jalan Moch Toha Nomor 225 Bandung, yang memproduksi perangkat telekomunikasi dan elektronik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>PRODUK DAN LAYANAN<\/strong><\/p>\n<p><strong>Identik AE01<\/strong> adalah perangkat terpadu pembayaran elektronik terintegrasi dengan aplikasi berbasis android. INTIPay dapat juga disinkronkan serta melakukan verifikasi KTP elektronik.<\/p>\n<p><strong>KTP <em>Electronic Reader<\/em><\/strong> <strong>\u201cIDentik DL02\u201d<\/strong> merupakan perangkat pembaca yang masing-masing komponennya terintegrasi dalam satu kesatuan yang menjadi sebuah perangkat pembaca KTP-el secara mandiri tanpa harus terhubung dengan perangkat komputer.<\/p>\n<p><strong>INTI <\/strong><strong>DVB-T2 1407 <\/strong>merupakan perangkat penerima siaran digital berbasis teknologi DVB-T2 yang merupakan standard <em>Digital Video Broadcasting Terrestrial<\/em> generasi kedua dan ditambahkan fitur <em>Early Warning System<\/em> (EWS)<\/p>\n<p>INTI DVBT2 hadir sebagai bentuk dukungan industri nasional dalam mendukung program pemerintah mengganti transmisi analog ke digital atau biasa disebut Analog Switch Off (ASO) dan dibuat mengacu pada Peraturan Menteri Kominfo No 04 Tahun 2019 tentang Persyaratan Teknis Alat dan\/atau Perangkat Telekomunikasi untuk Keperluan Penyelenggaraan Televisi Siaran dan Radio Siaran, dan Peraturan Menteri Kominfo No 3 Tahun 2014 tentang Persyaratan Teknis Sistem Peringatan Dini Bencana Alam pada Alat dan Perangkat Penerima Televisi <em>Broadcasting Terrestrial-Second Generation<\/em>.<\/p>\n<p><strong>Sistem <em>Electronic Voting<\/em> (e-Voting)<\/strong> adalah sebuah sistem yang memanfaatkan perangkat elektronik dan mengolah informasi digital untuk membuat surat suara, memberikan suara, menghitung perolehan suara, mengirim hasil perolehan suara, menayang kan perolehan suara, memelihara dan menghasilkan perhitungan suara. Keuntungan yang didapat adalah <em>paperless<\/em>, meminimalisasi kecurangan, <em>real time result<\/em>, serta dilengkapi dengan sistem <em>anti hack <\/em>sehingga aman dan terpercaya. Implementasi e-Voting ini telah memiliki dasar hukum, meliputi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa Pasal 31 ayat (2), Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 147\/PUU-VII\/2009 yang menyebut tentang metode e-Voting, Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah Pasal 4, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 112 Tahun 2014 Pasal 3 tentang Pemilihan Kepala Desa.<\/p>\n<p><strong>INTI <em>Repair Center<\/em><\/strong> merupakan layanan pemeliharaan perangkat elektronik dengan penyediaan jaminan suku cadang dan jasa layanan <em>repair<\/em>. Dengan cakupan <em>spare pool<\/em> di 60 kota lebih, sehingga kastemer dapat fokus pada bisnis utama, sementara pengelolaan <em>spare part <\/em>dan perbaikan modul dapat dilakukan oleh PT INTI (Persero).<\/p>\n<p><strong>Sistem Manajemen <em>Sparelog<\/em><\/strong> memiliki kumpulan persediaan dan titik layanan yang tersebar di 60 lokasi, dengan jangkauan layanan hingga 100 lokasi di Indonesia. Layanan ini menyediakan 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 365 hari setahun.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNG \u2013 PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau biasa disebut PT INTI (Persero) tengah menggenjot penjualan produk e-KTP Reader Modular untuk segmen [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[35],"tags":[],"class_list":["post-10285","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-press-release"],"acf":[],"jetpack_featured_media_url":"","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.inti.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10285","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.inti.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.inti.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.inti.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.inti.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10285"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.inti.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10285\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13701,"href":"https:\/\/www.inti.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10285\/revisions\/13701"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.inti.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10285"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.inti.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10285"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.inti.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10285"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}